8 Jenis Susu Bukan Non Diary (Bukan Susu Sapi)

Spread the love

Meskipun susu mungkin pilihan yang baik bagi sebagian orang, sebagian lainnya tidak dapat mencernanya atau memilih untuk tidak mengkonsumsinya. Banyak orang tidak dapat mentolerir susu karena mereka tidak dapat mencerna laktosa, gula yang terdapat dalam susu dan produk susu. Menariknya, intoleransi laktosa memengaruhi sekitar 65% populasi dunia. Yang lain memilih untuk tidak mengonsumsi susu atau produk olahan susu karena pembatasan pola makan, masalah kesehatan, atau alasan etika.Ada banyak alternatif susu non-susu yang tersedia bagi mereka yang tidak dapat atau memilih untuk tidak minum susu.

8 Jenis Susu Bukan Non Diary (Bukan Susu Sapi)

  1. Susu almond: Terbuat dari almond, alternatif nabati ini lebih rendah kalori dan lemak daripada susu sapi.
  2. Santan: Minuman tropis yang terbuat dari daging dan air kelapa ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang lembut.
  3. Susu mete: Kacang mete dan air digabungkan untuk membuat pengganti yang agak manis dan kaya ini.
  4. Susu kedelai: Mengandung jumlah protein yang sama dengan susu sapi dan memiliki rasa yang ringan.
  5. Susu rami: Alternatif ini terbuat dari biji rami dan menyediakan protein nabati berkualitas tinggi dalam jumlah yang baik.
  6. Susu oat: Pengganti ini memiliki rasa yang sangat lembut dengan konsistensi yang lebih kental, menjadikannya tambahan yang bagus untuk kopi.
  7. Susu beras: Pilihan yang bagus untuk mereka yang sensitif atau alergi, karena ini adalah yang paling tidak menyebabkan alergi dari semua susu non-susu.
  8. Saat memilih pengganti susu nondairy, perlu diingat bahwa banyak dari produk ini mengandung bahan tambahan seperti pemanis, perasa buatan, pengawet, dan pengental.

Memilih produk dengan bahan yang terbatas adalah pilihan yang baik saat membandingkan merek. Baca labelnya untuk menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

BACA  Video Cara Penyimpanan ASI Perah Yang Baik dan Benar

Jika memungkinkan, pertahankan varietas tanpa pemanis untuk membatasi jumlah gula tambahan dalam makanan Anda.

 

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *