DETEKSI AUTISM DENGAN CHAT

Spread the love
DETEKSI AUTISM DENGAN CHAT, (Checklist Autism in Toddlers, di atas usia 18 bulan).
.
Dr Widodo Judarwanto pediatrician

Terdapat beberapa perangkat diagnosis untuk screening (uji tapis) pada penderita autism sejak usia 18 bulan yang banyak dipakai di pusat kesehatan anak di dunia yaitu CHAT (Checklist Autism in Toddlers). CHAT dikembangkan di Inggris dan telah digunakan untuk penjaringan lebih dari 16.000 balita. Pertanyaan berjumlah 14 buah meliputi aspek-aspek : imitation, pretend play, and joint attention. Menurut American of Pediatrics, Committee on Children With Disabilities. Technical Report : The Pediatrician’s Role in Diagnosis and Management of Autistic Spectrum Disorder in Children. Pediatrics !107 : 5, May 2001)

BAGIAN I. Alo – anamnesis (keterangan yang ditanyakan dokter dan diberikan oleh orang tua atau orang lain yang biasa mengasuhnya)

  • Senang diayun-ayun atau diguncang guncang naik-turun (bounced) di lutut ?
  • Tertarik (memperhatilan) anak lain ?
  • Suka memanjat benda-benda, seperti mamanjat tangga ?
  • Bisa bermain cilukba, petak umpet ?
  • Pernah bermain seolah-olah membuat secangkir teh menggunakan mainan berbentuk cangkir dan teko, atau permainan lain ?
  • Pernah menunjuk atau menerima sesuatu dengan menunjukkan jari ?
  • Pernah menggunakan jari untuk menunjuk ke sesuatu agar anda melihat ke sana ?
  • Dapat bermain dengan mainan yang kecil (mobil mainan atau balok-balok) ?
  • Pernah memberikan suatu benda untuk menunjukkan sesuatu ?
  • Selama pemeriksaan apakah anak menatap (kontak mata dengan) pemeriksa ?
  • Usahakan menarik perhatian anak, kemudian pemeriksa menunjuk sesuatu di ruangan pemeriksaan sambil mengatakan : “Lihat, itu. Ada bola (atau mainan lain)” Perhatikan mata anak, apakah anak melihat ke benda yang ditunjuk. Bukan melihat tangan pemeriksa
  • Usahakan menarik perhatian anak, berikan mainan gelas / cangkir dan teko. Katakan pada anak anda : “Apakah kamu bisa membuatkan secangkir susu untuk mama ?” Diharapkan anak seolah-olah membuat minuman, mengaduk, menuang, meminum. Atau anak mampu bermain seolah-olah menghidangkan makanan, minuman, bercocok tanam, menyapu, mengepel dll.
  • Tanyakan pada anak : ” Coba tunjukkan mana ‘anu’ (nama benda yang dikenal anak dan ada disekitar kita).
  • Apakah anak menunjukkan dengan jarinya ?
  • Atau sambil menatap wajah anda ketika menunjuk ke suatu benda ?
  • Dapatkah anak anda menyusun kubus / balok menjadi suatu menara ?
BACA  Gangguan Strukstur dan Fungsi Otak Penderita Autism

BAGIAN B. Pengamatan DAN Interpretasi

  • Risiko tinggi menderita autis : bila tidak bisa melakukan A5, A7, B2, B3, dan B4
  • Risiko kecil menderita autis : tidak bisa melakukan A7 dan B4
  • Kemungkinan gangguan perkembangan lain : tidak bisa melakukan >3
  • Dalam batas normal : tidak bisa melakukan <3

 

Originally posted on August 12, 2020 @ 11:49 am

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *