Kenali Gejala dan Penanganan Gangguan Perkembangan  Koordinasi atau Developmental Coordination Disorder

Gangguan Perkembangan  Koordinasi (GPK), atau Developmental Coordination Disorder adalah gangguan keterampilan motor (alat gerak) yang berpengaruh terhadap kemampuan untuk melakukan tugas umum sehari-hari. Gangguan ini disebabkan karena ketidakmampuan melakukan koordinasi antara beberapa fungsi sensoris, gerak kasar dan halus.


Penyebabnya masih diketahui pasti. Banyak teori tentang penyebab GPK. Salah satunya adalah adanya ketidakmampuan anak untuk mengintegrasikan informasi sensorik yang masuk ke otak untuk menghasilkan gerakan yang terampil. Diperkirakan sekitar 5 – 15% pada populasi sekolah dasar dan paling sedikit  5 – 6% dari semua anak. Perbandingan rasio laki-laki : perempuan =  2 : 1.

Gejala pada usia pra-sekolah :

  • Terlambat dalam  perkembangan motor kasar dan halus
  • Sering menabrak benda, mudah jatuh, makan cenderung berantakan dan lebih memilih menggunakan tangan, kesulitan dalam menggenggam pensil atau menggunakan gunting

Gejala pada usia sekolah :

  • Mudah terjatuh bila berjalan atau lari, tidak dapat memperkirakan jarak secara akurat
  • Kesulitan beraktivitas fisik bersama teman seperti bermain sepak bola
  • Komentar guru olahraga: lamban dan kesulitan mempelajari aktivitas fisik yang baru 
  • Sering mengubah postur tubuh selama menulis untuk menyesuaikan posisi buku, lambat dalam menyalin/menulis, tulisan tangan jelek karena kesulitan dalam memanipulasi pulpen
  • Tidak dapat memotong, melipat ketika melakukan kerajinan tangan
  • Sulit mengancingkan baju, mengikat tali sepatu, sehingga tampak lusuh
  • Mudah menjatuhkan benda atau menumpahkan minuman
  • Penelitian menunjukkan GPK ini tidak akan menghilang dengan usia. Namun, anak akan menunjukkan perbaikan yang jelas setelah pelatihan

Gangguan Yang Menyertai

  • Sebagian besar anak dengan gangguan tersebut mengalami alaergi atau hipersensitifitas saluran cerna. Biasanya disertai gejala sensitif saluran cerna, kulit dan saluran napas.
  • Gangguan perkembangan dapat berupa prestasi belajar/akademik yang rendah, sering gagal dalam ujian karena tulisan yang jelek dan lamban. Di dalam keluargakemandirian anak kurang, sering dibantu oleh anggota keluarga lain, cenderung  terjadi kecelakaan seperti menjatuhkan barang.
  • Di lingkungan sosial, aktivitas fisik bersama teman bermain berkurang dan penolakan oleh teman kelompok bermainnya, anak lebih senang bermain dengan anak yang lebih kecil umurnya
  • Emosi dan perilaku, cepat marah bila anak mengalami kesulitan dengan tugas sehari-hari
  • Kepercayaan diri rendah atau tidak ada, karena sering disebut sebagai anak lamban atau ceroboh
  • Penelitian menunjukkan hampir 50% anak dengan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) mengalami GPK, demikian pula kesulitan belajar dan gangguan bahasa spesifik juga dapat disertai GPK.

  • Dorong anak untuk berpartisipasi dalam olahraga yang sesuai dengan kemampuannya. Biasanya anak lebih mudah melakukan olahraga yang dominan memakai tangan dibandingkan kaki dan berlari.
  • Dorong anak melakukan kegiatan praktis sehari-hari terutama yang banyak menggunakan koordinasi tangan dan kaki, dan tonjolkan kelebihan anak.

Penanganan Di Sekolah

  • Pastikan posisi anak yang ergonomis baik dengan kaki anak harus menginjak lantai, lengan harus ditopang di atas meja dengan nyaman.
  • Memperkenalkan komputer untuk mengurangi jumlah tulisan tangan.
  • Gabungkan kegiatan yang memerlukan respon koordinasi lengan dan kaki
  • Modifikasi peralatan untuk mengurangi risiko cedera.

Daftar Pustaka

  • Zwicker JG, Missiuna C, Harris SR, Boyd LA. Developmental coordination disorder : A review and update. European Journal of Paediatric Neurology 2012; 16 : 573-581.
  • Missiuna C, Rivard L, Pollock N. Children with Develeopmental Coordination Disorder : at home, at school, and in the community. 2011 : 5 – 8. Diakses pada : 8 oktober 2015. Diunduh dari : http://www.canchild.ca



    Advertisements

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

    Connecting to %s