DOKTERPEDIATRI

Advancing Children's Health Through Science

JENIS VAKSIN PADA BAYI: JADWAL IMUNISASI, NAMA VAKSIN, EFEK SAMPING, DAN PERKIRAAN HARGA DI JAKARTA 2026

 

JENIS VAKSIN PADA BAYI: JADWAL IMUNISASI, NAMA VAKSIN, EFEK SAMPING, DAN PERKIRAAN HARGA DI JAKARTA 2026

Imunisasi pada bayi merupakan intervensi pencegahan yang penting untuk mengurangi risiko penyakit infeksi berat, kecacatan, dan kematian. Pada tahun 2026, program imunisasi rutin nasional Indonesia mencakup Hepatitis B, BCG, polio, DPT-HB-Hib, pneumokokus atau PCV, rotavirus, vaksin campak-rubela, dan Japanese Encephalitis pada wilayah tertentu. Kementerian Kesehatan menetapkan jadwal imunisasi rutin bayi mulai sejak lahir hingga usia 18 bulan. Di luar program nasional, rekomendasi imunisasi anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia mencakup sejumlah vaksin tambahan berdasarkan usia, risiko, paparan penyakit, kondisi epidemiologi, dan ketersediaan vaksin. Vaksin yang sering digunakan di fasilitas kesehatan swasta antara lain Hexaxim, Infanrix Hexa, Prevenar, Vaxneuvance, Rotarix, Rotateq, influenza, MMR, varisela, dan hepatitis A. Efek samping vaksin umumnya ringan, seperti nyeri pada lokasi suntikan, demam, rewel, lelah, atau bengkak lokal. Kejadian ikutan pascaimunisasi serius sangat jarang. Harga vaksin swasta di Jakarta pada 2026 bervariasi menurut jenis vaksin, merek, fasilitas, layanan dokter, dan apakah vaksin diberikan melalui layanan klinik atau home service. Data harga yang tersedia menunjukkan kisaran sekitar Rp395.000 sampai lebih dari Rp1.200.000 per dosis untuk berbagai vaksin bayi dan anak. Imunisasi program pemerintah diberikan sesuai ketentuan program nasional dan dapat berbeda dari harga vaksin swasta.

Bayi memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi berat akibat sejumlah penyakit infeksi karena sistem imun masih berkembang. Imunisasi memberikan perlindungan spesifik sebelum bayi menghadapi paparan penyakit. Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa imunisasi dasar diberikan pada bayi usia 0 sampai 11 bulan dan dilanjutkan dengan imunisasi pada baduta serta anak usia sekolah untuk mempertahankan perlindungan. (Ayo Sehat)

Imunisasi rutin nasional Indonesia pada bayi mencakup Hepatitis B, BCG, polio, DPT-HB-Hib, PCV, rotavirus, campak-rubela, dan IPV. Japanese Encephalitis diberikan pada usia 10 bulan di wilayah yang termasuk daerah endemis JE. Jadwal tersebut dirancang agar bayi memperoleh perlindungan pada periode ketika risiko penyakit berat masih tinggi. (Ayo Sehat)

Selain vaksin program nasional, IDAI memiliki rekomendasi imunisasi anak yang lebih luas. Pedoman Imunisasi IDAI Edisi 7 Tahun 2024 mencakup jadwal imunisasi, vaksin baru, imunisasi kejar, pemberian beberapa suntikan secara bersamaan, serta tata laksana kejadian ikutan pascaimunisasi. Hingga Agustus 2026, laman IDAI masih mencantumkan jadwal tersebut sebagai rekomendasi jadwal imunisasi anak usia 0 sampai 18 tahun. (IDAI)

JENIS VAKSIN PADA BAYI

  1. Hepatitis B
    • Vaksin Hepatitis B diberikan segera setelah lahir. Program nasional menetapkan HB 0 pada usia 0 bulan. Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa HB 0 untuk bayi baru lahir diberikan maksimal dalam 24 jam setelah kelahiran. Vaksin ini bertujuan mencegah infeksi Hepatitis B yang dapat berkembang menjadi infeksi kronis, sirosis, dan kanker hati. (Ayo Sehat)
    • Contoh vaksin di fasilitas swasta antara lain vaksin Hepatitis B rekombinan anak dan Euvax B Pediatric.
  2. BCG
    • BCG memberikan perlindungan terhadap tuberkulosis, terutama bentuk TB berat pada bayi dan anak seperti meningitis TB. Dalam jadwal nasional, BCG diberikan pada usia 1 bulan. Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa BCG dapat diberikan sampai usia maksimal 1 tahun jika bayi belum mendapatkannya. (Ayo Sehat)
    • Contoh produk yang tersedia di layanan swasta adalah BCG Bio Farma.
  3. Polio
    • Vaksin polio diberikan dalam bentuk vaksin polio oral atau bOPV dan vaksin polio suntik atau IPV. Program nasional memberikan bOPV pada usia 1, 2, 3, dan 4 bulan. IPV diberikan pada usia 4 dan 9 bulan. Kombinasi OPV dan IPV memberikan perlindungan terhadap berbagai tipe virus polio. (Ayo Sehat)
    • Vaksin polio dapat diberikan sebagai vaksin tunggal atau sebagai bagian dari vaksin kombinasi seperti Hexaxim atau Infanrix Hexa.
  4. DPT-HB-Hib
    • Vaksin DPT-HB-Hib melindungi bayi terhadap difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan infeksi Haemophilus influenzae tipe b. Program nasional memberikan dosis pada usia 2, 3, dan 4 bulan, kemudian dosis lanjutan pada usia 18 bulan. (Ayo Sehat)
    • Di fasilitas swasta tersedia vaksin kombinasi dengan komponen lebih banyak. Hexaxim dan Infanrix Hexa merupakan contoh vaksin 6-in-1 yang mencakup difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, polio, dan Hib. Data harga Medivax 2026 mencantumkan Hexaxim Rp1.105.000 dan Infanrix Hexa Rp1.055.000 per dosis. (medivax.id)
  5. Pneumokokus atau PCV
    1. PCV mencegah penyakit akibat Streptococcus pneumoniae, termasuk pneumonia, meningitis, bakteremia, dan beberapa bentuk otitis media. Dalam program nasional, PCV diberikan pada usia 2, 3, dan 12 bulan. (Ayo Sehat)
    2. Beberapa pilihan vaksin swasta antara lain PCV13, PCV15, dan PCV20. Contoh merek yang tersedia adalah Prevenar, Vaxneuvance, dan Prevenar 20. Klinik Vaxine Care Jakarta mencantumkan harga home service sekitar Rp995.000 untuk Prevenar PCV13, Rp1.145.000 untuk Vaxneuvance PCV15, dan Rp1.225.000 untuk Prevenar PCV20. (Vaxine Care)
  6. Rotavirus
    • Vaksin rotavirus diberikan melalui mulut, bukan suntikan. Tujuannya mencegah gastroenteritis rotavirus yang dapat menyebabkan diare berat, muntah, dehidrasi, dan rawat inap pada bayi.
    • Program nasional mencantumkan rotavirus pada usia 2, 3, dan 4 bulan. (Ayo Sehat)
    • Vaksin yang tersedia antara lain Rotarix dan Rotateq. Daftar harga Medivax 2026 mencantumkan sekitar Rp630.000 per dosis untuk Rotarix maupun Rotateq. Klinik Vaxine Care Jakarta mencantumkan Rotarix Rp645.000 dan Rotateq Rp595.000. (medivax.id)
  7. Campak-Rubela dan MMR
    • Program nasional memberikan vaksin Campak-Rubela pada usia 9 dan 18 bulan. Vaksin ini mencegah campak dan rubela yang dapat menyebabkan komplikasi berat. (Ayo Sehat)
    • Di fasilitas swasta tersedia vaksin MMR yang juga melindungi terhadap gondongan. MMR dapat digunakan sesuai rekomendasi usia dan jadwal imunisasi anak. Harga MMR II pada daftar Medivax 2026 tercantum sekitar Rp710.000 per dosis, sedangkan Vaxine Care Jakarta mencantumkan MMR II sekitar Rp735.000. (medivax.id)
  8. Influenza
    • Vaksin influenza bukan bagian dari jadwal imunisasi dasar nasional bayi, tetapi direkomendasikan dalam imunisasi anak berdasarkan usia dan risiko. Vaksin influenza mulai dapat diberikan pada bayi mulai usia 6 bulan. Anak yang baru pertama kali menerima vaksin influenza biasanya memerlukan dua dosis dengan interval minimal 4 minggu, kemudian vaksinasi tahunan.
    • Contoh produk yang tersedia adalah Vaxigrip dan Influvac. Medivax mencantumkan harga vaksin influenza sekitar Rp455.000 per dosis pada daftar harga 2026. (medivax.id)
  9. Japanese Encephalitis
    • Japanese Encephalitis atau JE merupakan infeksi virus yang dapat menyebabkan ensefalitis berat. Program nasional memberikan vaksin JE pada usia 10 bulan di wilayah endemis JE. (Ayo Sehat)
    • Contoh vaksin yang tersedia di fasilitas swasta adalah Imojev. Daftar harga Medivax 2026 mencantumkan sekitar Rp675.000 per dosis. (medivax.id)
  10. Hepatitis A, varisela, dan vaksin tambahan lainnya
    • Hepatitis A dan varisela merupakan vaksin tambahan yang dapat diberikan sesuai usia dan rekomendasi dokter. Vaksin Hepatitis A anak yang tersedia di Jakarta antara lain Avaxim 80 dan Havrix Junior. Vaksin varisela yang tersedia antara lain Varivax.
    • Vaksin tambahan diberikan berdasarkan usia, risiko paparan, riwayat imunisasi, kondisi epidemiologi, dan kebijakan fasilitas kesehatan. IDAI menempatkan vaksin tambahan sebagai bagian dari rekomendasi imunisasi anak yang lebih luas dibandingkan program imunisasi rutin pemerintah. (IDAI)

JADWAL IMUNISASI BAYI PROGRAM NASIONAL 2026

Usia Vaksin Tujuan utama
Lahir Hepatitis B HB 0 Mencegah Hepatitis B
1 bulan BCG, bOPV 1 Mencegah TB berat dan polio
2 bulan DPT-HB-Hib 1, bOPV 2, PCV 1, Rotavirus 1 Difteri, pertusis, tetanus, Hepatitis B, Hib, polio, pneumokokus, rotavirus
3 bulan DPT-HB-Hib 2, bOPV 3, PCV 2, Rotavirus 2 Melanjutkan perlindungan
4 bulan DPT-HB-Hib 3, bOPV 4, IPV 1, Rotavirus 3 Melengkapi seri primer
9 bulan Campak-Rubela 1, IPV 2 Mencegah campak, rubela, dan polio
10 bulan JE Untuk bayi di wilayah endemis JE
12 bulan PCV 3 Booster pneumokokus
18 bulan DPT-HB-Hib 4, Campak-Rubela 2 Booster dan mempertahankan perlindungan

Jadwal ini mengikuti jadwal imunisasi rutin yang dipublikasikan Kementerian Kesehatan. (Ayo Sehat)

NAMA VAKSIN DAN PERKIRAAN HARGA DI JAKARTA 2026

Harga berikut merupakan contoh harga yang tercantum pada fasilitas vaksinasi swasta di Jakarta pada 2026. Harga dapat berubah dan sebagian harga sudah termasuk layanan medis atau home service. Harga vaksin program pemerintah berbeda karena diberikan melalui program imunisasi nasional. (Vaxine Care)

Jenis vaksin Contoh merek Perkiraan harga 2026 Keterangan
BCG BCG Bio Farma Rp528.000 Vaxine Care, home service
Hepatitis B anak Euvax B Pediatric Rp395.000 Vaxine Care
DTaP-IPV Tetraxim Rp705.000 Medivax
DTaP-Hib-IPV Infanrix-Hib-IPV Rp855.000 Medivax
DTaP-Hib-IPV-HepB Infanrix Hexa Rp1.055.000 Medivax
DTaP-Hib-IPV-HepB Hexaxim Rp1.105.000 Medivax
PCV13 Prevenar 13 Rp1.110.000 Medivax
PCV15 Vaxneuvance Rp1.160.000 Medivax
PCV20 Prevenar 20 Rp1.210.000 Medivax
Rotavirus Rotarix Rp630.000 Medivax
Rotavirus Rotateq Rp630.000 Medivax
Influenza Vaxigrip Tetra Rp455.000 Medivax
MMR MMR II Rp710.000 Medivax
Japanese Encephalitis Imojev Rp675.000 Medivax
Hepatitis A anak Avaxim 80 Rp670.000 Medivax
Hepatitis A anak Havrix Junior Rp670.000 Medivax
Varisela Varivax Rp890.000 Medivax

Data harga Medivax berasal dari price list vaksin 2026. Klinik Vaxine Care juga menampilkan harga Jakarta untuk sejumlah vaksin dan menggunakan skema home service yang sudah mencakup vaksin, jasa dokter, dan transportasi dokter. (medivax.id)

Sebagai pembanding, RSUD Jagakarsa Jakarta mencantumkan Prevenar 20 sebesar Rp1.250.000 dan Euvax B Pediatric sebesar Rp200.000 pada daftar layanan vaksinnya. Perbedaan harga menunjukkan bahwa biaya vaksin dapat berbeda cukup besar antar fasilitas. (RSUD Jagakarsa)

EFEK SAMPING DAN KIPI

Sebagian besar reaksi setelah imunisasi bersifat ringan dan sementara. Kementerian Kesehatan menyebutkan demam ringan, kemerahan, pembengkakan ringan, dan nyeri pada lokasi suntikan sebagai reaksi yang dapat terjadi setelah imunisasi. Keluhan umumnya menghilang dalam 2 sampai 3 hari. Kejadian ikutan pascaimunisasi yang serius sangat jarang. (Ayo Sehat)

Jenis vaksin Efek samping yang dapat muncul
Hepatitis B Nyeri lokal, demam ringan, rewel
BCG Benjolan kecil atau reaksi lokal yang kemudian menjadi luka kecil dan sembuh bertahap
Polio oral Umumnya minimal
IPV Nyeri atau kemerahan di lokasi suntikan
DPT-HB-Hib Demam, rewel, nyeri atau bengkak lokal
Hexaxim/Infanrix Hexa Demam, rewel, nyeri, bengkak, penurunan nafsu makan sementara
PCV Demam, rewel, mengantuk, nyeri lokal
Rotavirus Rewel, diare ringan, muntah ringan
Campak-Rubela Demam atau ruam ringan beberapa hari setelah vaksinasi
MMR Demam ringan, ruam ringan, pembengkakan kelenjar tertentu
Influenza Nyeri lokal, demam ringan, lelah
JE Nyeri lokal, demam, rewel
Hepatitis A Nyeri lokal, demam ringan
Varisela Nyeri lokal, demam ringan, ruam ringan

Vaksin memiliki profil keamanan yang baik. Reaksi berat seperti anafilaksis sangat jarang. Pemeriksaan kondisi anak sebelum vaksinasi tetap diperlukan untuk menentukan apakah vaksin dapat diberikan saat itu atau perlu ditunda.

HAL PENTING DALAM MEMILIH VAKSIN BAYI

  • Pertama, prioritaskan penyelesaian imunisasi program nasional. Vaksin gratis pemerintah seperti Hepatitis B, BCG, polio, DPT-HB-Hib, PCV, rotavirus, dan Campak-Rubela memiliki peran utama dalam perlindungan bayi. (Ayo Sehat)
  • Kedua, vaksin kombinasi dapat mengurangi jumlah suntikan. Hexaxim dan Infanrix Hexa menggabungkan enam antigen dalam satu vaksin. Hal ini dapat membantu orang tua mengurangi jumlah kunjungan atau jumlah suntikan pada kunjungan tertentu, sesuai jadwal dan ketersediaan vaksin.
  • Ketiga, jangan memilih vaksin hanya berdasarkan harga. Pertimbangkan jenis antigen, jumlah serotipe atau strain yang dicakup, usia anak, jadwal dosis, ketersediaan produk, kondisi kesehatan anak, serta rekomendasi dokter.
  • Keempat, vaksin yang terlambat tidak berarti seri harus diulang dari awal. Status imunisasi perlu diperiksa dan vaksin dapat dilanjutkan dengan prinsip catch-up sesuai usia dan interval dosis sebelumnya. Kementerian Kesehatan secara khusus menganjurkan orang tua melengkapi imunisasi bayi dan baduta yang terlambat melalui bidan, puskesmas, atau petugas imunisasi. (Ayo Sehat)
  • Kelima, harga vaksin swasta Jakarta pada 2026 dapat berubah sewaktu-waktu. Biaya juga dapat berbeda karena ada fasilitas yang memasukkan jasa dokter, administrasi, konsultasi, atau transportasi home service dalam harga. Karena itu, orang tua perlu memastikan apakah harga yang ditampilkan merupakan harga vaksin saja atau harga vaksinasi lengkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *