Jadwal Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Bayi Usia 6 hingga 12 Bulan Berdasarkan Rekomendasi WHO, IDAI, dan Kementerian Kesehatan RI
Widodo Judarwanto, Sandiaz Yudhasmara
Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) merupakan tahap penting dalam memenuhi kebutuhan gizi bayi setelah usia enam bulan. Pada periode ini, ASI tidak lagi mampu memenuhi seluruh kebutuhan energi, protein, zat besi, seng, dan berbagai mikronutrien yang diperlukan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan optimal. Pemberian MPASI harus dilakukan secara tepat waktu, adekuat, aman, serta responsif terhadap sinyal lapar dan kenyang bayi. Selain pemilihan jenis makanan, pengaturan jadwal makan, frekuensi pemberian, porsi, dan tekstur sesuai usia memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan makan yang sehat, mencegah gangguan pertumbuhan, serta mengurangi risiko kesulitan makan di kemudian hari. Artikel ini menyajikan panduan praktis mengenai jadwal pemberian MPASI mulai usia enam hingga dua belas bulan berdasarkan rekomendasi WHO, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Seribu hari pertama kehidupan merupakan periode kritis yang menentukan kualitas kesehatan seseorang hingga dewasa. Salah satu intervensi terpenting pada periode ini adalah pemberian MPASI yang tepat setelah bayi berusia enam bulan. Pada usia tersebut, kebutuhan energi dan zat gizi meningkat seiring dengan pertumbuhan yang pesat sehingga ASI saja tidak lagi mencukupi. MPASI harus mampu melengkapi kebutuhan gizi tanpa menggantikan manfaat ASI yang tetap dianjurkan hingga usia dua tahun atau lebih.
Keberhasilan MPASI tidak hanya ditentukan oleh jenis makanan yang diberikan, tetapi juga dipengaruhi oleh jadwal makan yang teratur, peningkatan tekstur secara bertahap, pemberian protein hewani setiap hari, serta suasana makan yang menyenangkan. Jadwal makan yang konsisten membantu bayi mengenali rasa lapar dan kenyang, membentuk kebiasaan makan yang baik, serta mendukung perkembangan kemampuan mengunyah dan koordinasi oral motor. Sebaliknya, pemberian makanan yang tidak teratur, terlalu sering mengemil, atau pemberian susu berlebihan dapat menurunkan nafsu makan dan meningkatkan risiko picky eater.
Jadwal Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Bayi Usia 6 hingga 12 Bulan Berdasarkan Rekomendasi WHO, IDAI, dan Kementerian Kesehatan RI
| Usia | Frekuensi Makan Utama | Frekuensi Camilan | Jadwal Harian Contoh | Porsi per Makan | Tekstur MPASI |
|---|---|---|---|---|---|
| 6 bulan | 2 kali | Belum rutin | 06.00 ASI, 08.00 MPASI, 10.00 ASI, 12.00 ASI, 14.00 MPASI, 16.00 ASI, 19.00 ASI, malam ASI sesuai kebutuhan | Mulai 2 sampai 3 sendok makan, ditingkatkan bertahap hingga ±125 ml | Puree halus, lumat |
| 7 bulan | 2 sampai 3 kali | 1 kali bila diperlukan | 06.00 ASI, 08.00 MPASI, 10.00 ASI, 11.30 camilan, 13.00 MPASI, 15.30 ASI, 18.00 MPASI, 20.00 ASI | ±125 ml | Puree kental, lumat |
| 8 bulan | 3 kali | 1 sampai 2 kali | 06.00 ASI, 07.30 MPASI, 10.00 camilan, 12.30 MPASI, 15.30 camilan, 18.00 MPASI, 20.00 ASI | 125 sampai 150 ml | Lumat kasar, mashed |
| 9 bulan | 3 kali | 2 kali | 06.00 ASI, 07.30 sarapan, 10.00 camilan, 12.30 makan siang, 15.30 camilan, 18.00 makan malam, 20.00 ASI | 150 sampai 200 ml | Cincang halus, finger food lunak |
| 10 bulan | 3 kali | 2 kali | 06.00 ASI, 07.30 sarapan, 10.00 finger food atau buah, 12.30 makan siang, 15.30 camilan, 18.00 makan malam, 20.00 ASI | ±200 ml | Cincang, makanan keluarga lunak |
| 11 bulan | 3 kali | 2 kali | 06.00 ASI, 07.30 sarapan, 10.00 camilan, 12.30 makan siang, 15.30 finger food, 18.00 makan malam, 20.00 ASI | 200 sampai 250 ml | Makanan keluarga, finger food |
| 12 bulan | 3 kali | 2 kali | 06.00 ASI atau susu, 07.30 sarapan, 10.00 camilan, 12.30 makan siang, 15.30 camilan, 18.00 makan malam, 20.00 ASI atau susu | 250 ml atau sekitar ¾ sampai 1 mangkuk 250 ml | Makanan keluarga |
Tips dan Saran Pemberian MPASI
- • Mulai MPASI tepat pada usia enam bulan sambil tetap memberikan ASI sesuai kebutuhan bayi.
- • Berikan makan utama pada jam yang relatif sama setiap hari agar terbentuk pola makan yang teratur.
- • Dahulukan protein hewani pada setiap makan utama, seperti telur, ikan, ayam, daging, atau hati.
- • Tingkatkan tekstur makanan secara bertahap sesuai kemampuan mengunyah bayi. Jangan terlalu lama memberikan makanan yang terlalu halus.
- • Berikan sayur dan buah setiap hari dengan variasi warna dan jenis.
- • Hindari pemberian gula, garam, minuman manis, serta makanan ultra proses pada tahun pertama kehidupan.
- • Batasi pemberian susu formula berlebihan karena dapat mengurangi rasa lapar terhadap makanan padat.
- • Berikan camilan sehat hanya pada waktu yang telah dijadwalkan. Hindari kebiasaan makan atau minum terus-menerus sepanjang hari.
- • Terapkan responsive feeding. Biarkan bayi belajar mengenali rasa lapar dan kenyang tanpa dipaksa menghabiskan makanan.
- • Berikan waktu makan sekitar 20 hingga 30 menit. Hentikan bila bayi sudah menunjukkan tanda kenyang.
- • Kenalkan berbagai jenis bahan makanan sejak dini untuk meningkatkan penerimaan makanan dan mengurangi risiko pilih-pilih makanan.
- • Jadikan waktu makan sebagai aktivitas yang menyenangkan tanpa distraksi televisi, gawai, atau permainan.
- • Pantau berat badan dan panjang badan secara berkala menggunakan kurva pertumbuhan WHO.
Tabel Jadwal Harian MPASI Bayi Usia 6 hingga 12 Bulan
| Waktu | 6 Bulan | 7 Bulan | 8 Bulan | 9 Bulan | 10 Bulan | 11 Bulan | 12 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 06.00 | ASI | ASI | ASI | ASI | ASI | ASI | Susu atau ASI |
| 07.30 | – | – | MPASI pagi | Sarapan | Sarapan | Sarapan | Sarapan |
| 08.00 | MPASI pagi | MPASI pagi | – | – | – | – | – |
| 10.00 | ASI | ASI | Camilan | Camilan | Finger food atau buah | Camilan sehat | Camilan |
| 11.30 | – | Camilan buah bila diperlukan | – | – | – | – | – |
| 12.00 | ASI | – | – | – | – | – | – |
| 12.30 | – | – | MPASI siang | Makan siang | Makan siang | Makan siang | Makan siang |
| 13.00 | – | MPASI siang | – | – | – | – | – |
| 14.00 | MPASI siang | – | – | – | – | – | – |
| 15.30 | – | ASI | Camilan | Camilan | Yogurt tanpa gula, buah, atau umbi | Finger food | Camilan |
| 16.00 | ASI | – | – | – | – | – | – |
| 18.00 | – | MPASI malam bila sudah 3 kali makan | MPASI malam | Makan malam | Makan malam | Makan malam | Makan malam |
| 19.00 | ASI sebelum tidur | – | – | – | – | – | – |
| 20.00 | – | ASI | ASI | ASI | ASI | ASI | Susu atau ASI bila masih menyusu |
| Malam | ASI sesuai kebutuhan | ASI sesuai kebutuhan | ASI sesuai kebutuhan | ASI sesuai kebutuhan | ASI sesuai kebutuhan | ASI sesuai kebutuhan | ASI atau susu sesuai kebutuhan bila masih menyusu |
Target porsi makan setiap kali makan utama
| Usia | Porsi per makan |
|---|---|
| 6 bulan | 2 sampai 3 sendok makan, ditingkatkan bertahap hingga 125 ml |
| 7 bulan | 125 ml |
| 8 bulan | 125 sampai 150 ml |
| 9 bulan | 150 sampai 200 ml |
| 10 bulan | 200 ml |
| 11 bulan | 200 sampai 250 ml |
| 12 bulan | 250 ml atau sekitar tiga perempat hingga satu mangkuk ukuran 250 ml |
Komposisi ideal setiap makan utama
| Kelompok pangan | Anjuran |
|---|---|
| Karbohidrat | Nasi, kentang, ubi, oat, jagung |
| Protein hewani | Telur, ikan, ayam, daging, hati, udang bila tidak ada alergi |
| Protein nabati | Tahu, tempe, kacang-kacangan sesuai usia |
| Sayuran | Beragam warna setiap hari |
| Buah | Sebagai camilan atau pencuci mulut |
| Lemak sehat | Minyak zaitun, minyak kanola, mentega, santan, alpukat secukupnya |
Prinsip penting MPASI adalah tetap memberikan ASI sesuai keinginan bayi hingga usia 2 tahun atau lebih, mendahulukan protein hewani pada setiap makan utama, meningkatkan tekstur secara bertahap sesuai kemampuan mengunyah, serta memberikan makan secara responsif tanpa memaksa anak menghabiskan makanan.
Kesimpulan
Pemberian MPASI yang tepat sejak usia enam bulan merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan pembentukan kebiasaan makan yang sehat. Jadwal makan yang teratur, frekuensi yang sesuai usia, peningkatan tekstur secara bertahap, serta pemberian makanan bergizi seimbang dengan protein hewani setiap hari terbukti membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bayi sekaligus mendukung perkembangan kemampuan makan. Pendekatan makan yang responsif, tanpa paksaan, juga berperan penting dalam mencegah kesulitan makan dan picky eater. Dengan mengikuti rekomendasi WHO, IDAI, dan Kementerian Kesehatan RI, orang tua dapat memberikan MPASI yang optimal sehingga bayi tumbuh sehat, aktif, dan mencapai potensi tumbuh kembang secara maksimal.
Daftar Pustaka
- World Health Organization. WHO Guideline for Complementary Feeding of Infants and Young Children 6–23 Months of Age. Geneva: World Health Organization; 2023. Available from: WHO Guideline for Complementary Feeding of Infants and Young Children 6–23 Months of Age
- World Health Organization. Infant and Young Child Feeding. Geneva: World Health Organization; updated 2023. Available from: WHO Infant and Young Child Feeding Fact Sheet
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA). Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI; 2020. Available from: Pedoman PMBA Kementerian Kesehatan RI
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; edisi terbaru. Available from: Buku KIA Kementerian Kesehatan RI
- Ikatan Dokter Anak Indonesia. Rekomendasi Praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA). Jakarta: IDAI. Available from: Ikatan Dokter Anak Indonesia










Leave a Reply