DOKTERPEDIATRI

"Smart Parent Circle – Pediatric Health Support"

PENANGANAN LUKA BAKAR DI RUMAH

PENANGANAN LUKA BAKAR DI RUMAH

Langkah pertama

  • Jauhkan dari sumber panas segera.
  • Dinginkan luka dengan air mengalir suhu normal selama 20 menit.
  • Lepaskan cincin, jam, atau pakaian ketat di sekitar luka sebelum bengkak.
  • Tutup dengan kain bersih atau kasa steril yang tidak lengket.
  • Bila nyeri, bisa gunakan parasetamol sesuai aturan dosis usia/berat badan.

Untuk luka bakar ringan, yaitu kulit kemerahan, nyeri, tanpa luka yang luas atau dalam, perawatan di rumah dapat dilakukan.

Obat salep yang dapat dibeli di apotek:

  • Salep petroleum jelly, misalnya merek Vaseline Petroleum Jelly.
    Kegunaan: menjaga luka tetap lembap dan mempercepat penyembuhan.
  • Krim atau salep bacitracin, bila tersedia. Kegunaan: membantu mencegah infeksi pada luka kecil.
  • Krim silver sulfadiazine 1%, misalnya Burnazin atau Dermazin. Kegunaan: digunakan pada luka bakar tertentu. Catatan: tidak dianjurkan untuk luka bakar ringan karena dapat memperlambat penyembuhan. Tidak boleh digunakan pada bayi di bawah 2 bulan, ibu hamil menjelang persalinan, atau orang yang alergi sulfa. Sebaiknya digunakan atas anjuran dokter.
  • Gel luka berbahan hydrogel, tersedia dalam berbagai merek di apotek. Kegunaan: membantu menjaga kelembapan luka dan mengurangi nyeri.

Cara merawat luka bakar di rumah:

  1. Segera siram area yang terbakar dengan air mengalir suhu normal selama 20 menit. Jangan gunakan air es.
  2. Lepaskan cincin, jam tangan, atau pakaian yang ketat sebelum terjadi pembengkakan.
  3. Bersihkan luka secara perlahan dengan air dan sabun ringan bila diperlukan.
  4. Oleskan petroleum jelly tipis 2 sampai 3 kali sehari.
  5. Tutup luka dengan kasa steril yang tidak lengket atau balutan khusus luka bakar.
  6. Ganti balutan setiap hari atau bila basah dan kotor.
  7. Bila nyeri, dapat mengonsumsi parasetamol atau ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan.
  8. Jangan memecahkan lepuh. Bila lepuh pecah sendiri, bersihkan dengan air mengalir dan tutup kembali dengan kasa steril.

Untuk luka bakar ringan, penelitian menunjukkan bahwa menjaga luka tetap lembap dengan petroleum jelly dan balutan bersih umumnya memberikan hasil penyembuhan yang sama atau lebih baik dibandingkan penggunaan krim antibiotik atau silver sulfadiazine. Pedoman modern juga tidak lagi menganjurkan penggunaan silver sulfadiazine secara rutin pada luka bakar ringan karena dapat memperlambat penyembuhan.

Yang jangan dilakukan

  • Jangan oles pasta gigi, mentega, minyak, kecap, kopi, atau bedak.
  • Jangan pecahkan lepuh bila muncul gelembung.
  • Jangan tempel es langsung pada luka karena dapat memperparah kerusakan jaringan.
  • Menggunakan alkohol atau cairan antiseptik keras langsung pada luka.

Kapan cukup dirawat di rumah?

  • Luka bakar biasanya dapat dirawat di rumah bila:
  • Ukurannya kecil (kurang dari telapak tangan orang yang terluka).
  • Hanya kemerahan atau lepuh kecil.
  • Tidak mengenai wajah, tangan, kaki, kemaluan, atau sendi besar.
  • Korban tetap sadar dan kondisi umum baik.

 

Kapan harus ke dokter/IGD?

Segera periksa bila:

  • Luka lebih besar dari telapak tangan.
  • Mengenai wajah, mata, tangan, kaki, kemaluan, atau sendi.
  • Kulit tampak putih, cokelat, hitam, atau mati rasa.
  • Terjadi karena listrik, bahan kimia, atau ledakan.
  • Anak tampak lemas, sulit minum, sesak, atau nyeri berat.
  • Korban mengalami sesak napas atau luka akibat menghirup asap.
  • Demam, keluar nanah, kemerahan meluas, atau nyeri semakin berat.
  • Luka terjadi pada bayi, lansia, atau penderita diabetes.

Perawatan 1-3 hari berikutnya

  • Cuci tangan sebelum menyentuh luka.
  • Ganti balutan 1 kali sehari atau bila kotor/basah.
  • Jaga luka tetap bersih dan lembap ringan dengan kasa non-lengket.
  • Minum cukup dan makan bergizi untuk membantu penyembuhan.

 

Aturan mudah diingat

  • Air mengalir 20 menit dalam 3 jam pertama setelah luka bakar memberi manfaat paling baik untuk mengurangi kedalaman luka dan nyeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *